Kreasi makanan western seafood memang tak pernah ada matinya. Setelah digadang-gadang oleh salah satu restoran yang mengusung tema seafood dan chips asal Singapura, sekarang ini banyak ditemui restoran serupa yang menyajikan olahan makanan laut dengan wadah panci. Salah satunya diadaptasi oleh Fish & Cheap yang berlokasi Ruko Garden Shopping Arcade (belakang Central Park Mall).

Fish & Cheap menghadirkan olahan seafood dengan harga yang cukup bersahabat. Mengunjungi Fish & Cheap kala itu, menu yang saya pesan adalah Bolognese Spaghetti. Satu porsinya berisi pasta yang disandingkan dengan ikan dori goreng tepung. Saat ikan dori dipotong, bagian luarnya nampak crunchy sementara di bagian dalam tersibak ikan dori yang cukup lembut.

Berbicara mengenai pasta, menurut saya spaghetti yang dihidangkan terlalu pedas, mungkin akan cocok untuk Anda yang menyukai rasa spicy. Selain itu, rasa lain yang juga melengkapi hidangan ini adalah asam dan gurih yang berkolaborasi cukup baik. Untuk menambah kenikmatan, Anda bisa menambahkan perasan lemon di atas sajiannya.


Nama Fish & Cheap memang belum begitu tenar di media sosial, namun saat saya datang ke sana, outlet Fish & Cheap begitu ramai dipenuhi oleh para penggemar olahan laut. Untuk harga, olahan menu di Fish & Cheap bekisar antara Rp. 30.000 - Rp. 75.000. Cukup terjangkau bukan? Will definitely come back for Seafood Platter.

Fish & Cheap
Ruko Garden Shopping Arcade, Blok B No. 08 BJ-BH, Jl. Tanjung Duren Raya
Jakarta
021 2933 6087
Read More ...

Oh La La Cafe melakukan pembaharuan konsep di setiap gerainya. Interiornya fresh, mengadopsi sentuhan Perancis yang lebih casual namun tetap elegan. Menyasar mall dan perkantoran, Oh La La banyak digandrungi oleh para eksekutif muda atau kaum urban untuk sekedar hang out bersama teman. Tak hanya interior, Oh La La juga memperbaharui menu kopi dan makanannya. Berikut adalah rekomendasi menu di Oh La La.

Taro Latte dan Vanilla Latte
Menemani obrolan hangat bersama teman, menu yang saya pesan kala itu adalah Taro dan Vanilla Latte.  Bilamana berbicara tentang dua minuman ini, dominasi rasa susu pasti sangat kuat di sini. “Easy to drink”, begitulah karakter yang coba disodorkan. Menyesapnya seakan sukses menjadi mood booster yang menyenangkan.


Hot Crème Brûlée
Bila variasi Latte terasa terlalu generik, Anda bisa memesan Hot Crème Brûlée. Hal yang membuatnya spesial terletak pada taburan gula sebagai topping yang dibakar hingga berwarna kecoklatan. Karakter manis yang keluar memberikan sensasi memanjakan di indera pengecap. Membuat balutannya berbeda dengan varian kopi pada umumnya.


Nachos
Ah, bagaimana bisa menikmati kopi tanpa makanan pendamping. Sampai akhirnya saya menjatuhkan pillihan pada Nachos yang notabenenya bisa dijadikan menu sharing. Keripik tortila ini punya preferensi rasa asam, pedas, dan gurih yang melebur jadi satu. Lengkap dengan daging cincang, saus keju yang meleleh, dan cabai Jalapeno khas Meksiko.


Spicy Thai Seafood Pasta
Jika ingin menikmati makanan berat, Anda bisa memesan aneka menu pasta yang tersedia di sini. Salah satunya yang masuk daftar pesanan adalah Spicy Thai Seafood Pasta. Hidangan pasta fusion yang terinspirasi dari pengaruh Thailand ini dibalur dengan saus  pedas yang terkesan seperti kuah. Jelas, rasa pedas manislah yang mendominasi.


Sebagai salah satu panutan coffee shop di Indonesia, Oh La La sudah berdiri lebih dari 20 tahun. Maka tak heran, walaupun banyak coffee shop bermunculan, nama Oh La La tidak tergerus perkembangan zaman. Justru ia mengeluarkan inovasi yang membuat keseluruhan tampilannya fresh. Good job, Oh La La!

Oh La La Café
Kota Kasablanka, Lantai Upper Ground, Food Society
Jakarta Selatan
021 2948 8702
Read More ...

Kali ini perburuan coffee shop membawa saya ke kawasan Jakarta Barat. Tuttonero namanya. Kesan pertama mengunjungi coffee shop ini adalah nuansa chic yang tergambar pada bagian eksterior Tuttonero. Bangunan ini tampak megah dengan gaya arsitektur yang meleburkan sisi klasik dan moderen.


Dominasi warna hitam dan cokelat memang cenderung membuat suasana terasa lebih hangat. Itu pula yang saya rasakan ketika menginjakkan kaki di Tuttonero. Untuk spot, ada beberapa sudut area yang bisa Anda pilih, sofa yang nyaman, kursi tinggi, bangku, atau gazebo yang memang paling diminati oleh pengunjung. Sesekali saya mengabadikan interior di Tuttonero sebagai dokumentasi. Nampaknya, Tuttonero berhasil dalam “mendandani” ruangannya agar nampak homey dan sophisticated.


Beralih ke beragam menu, Tuttonero menyediakan komoditi tak hanya kopi, tetapi juga pastry pendamping kopi dan makanan berat. Ini dia beberapa ulasannya.

Flat White
Secangkir Flat White mendarat cantik di meja tempat saya singgah. Bagian paling menarik adalah ketika mengidentifikasi rasa kopi yang mirip dengan Latte ini. Gambaran profil diseruputan pertama adalah milky yang mumpuni. Selanjutnya keseimbangan espresso dan susunya pas, tidak terlalu manis namun tetap mempertahankan acid dari espresso. Menyesapnya saja bisa membuat saya ketagihan.


Black Forest Latte
Memori Flat White yang masih melekat, digantikan oleh segelas Black Forest Latte. Minuman hasil replika dari cake bernama serupa ini menonjolkan rasa manis yang melekat cukup lama di indera pengecap. Chocolaty menjadi karakter yang paling menonjol. Buat saya, racikannya cukup menyenangkan untuk diseruput di malam hari.


Plain Croissant
Tanpa mengesampingkan menu pendamping kopi, tak ketinggalan saya pun memesan Plain Croissant. Gurihnya mentega menjadi pengantar yang baik pada perjumpaan pertama. Tak luput dengan renyahnya tekstur di bagian luar dikolaborasikan dengan kelembutan pada lapisan dalam. Selain Croissant, Tuttonero juga menjual aneka pastry lainnya seperti danish dan cake.


Bolognese Meatball
Pasta tentu sudah jadi menu mainstream yang dipesan di coffee shop. Itu juga yang saya lakukan di Tuttonero dan pilihan saya jatuh pada Bolognese Meatball. Menyesuaikan dengan lidah orang Asia, Spaghetti Bolognese pesanan saya mempunyai rasa manis yang lebih dominan ketimbang sour. Sementara mienya sendiri kenyal dan tersaji dalam porsi yang pas. Makanan ini semakin sempurna dengan meatball yang nampaknya dibuat homemade oleh Tuttonero.


Kira-kira itulah gambaran suasana di Tuttonero, baik interior maupun beragam menu yang disajikan. Walaupun terbilang pemain baru, menurut perspektif saya, Tuttonero akan menempatkan posisinya sebagai salah satu destinasi utama untuk hang out di daerah Jakarta Barat. Sebuah pertanyaan terbias di pikiran, apakah Anda sudah berencana untuk menyambangi Tuttonero ?


Tuttonero Coffee & Eat
Jl. Panjang No. 16, Kebon Jeruk
Jakarta Barat
021 2212 3480
Read More ...

Bukanlah hal yang asing apabila coffee shop melengkapi koleksinya dengan aneka roti dan pastry. Ialah Papa & Mama Bistro and Coffee. Ini tergambar jelas dari rak roti yang berdiri kokoh di bagian sentral interior. Seolah menegaskan dirinya juga memusatkan perhatian pada roti, kue, dan cookies. Tanpa melupakan jati dirinya sebagai coffee shop, Papa & Mama juga melengkapi daftar menunya dengan beragam varian kopi yang berkualitas. Ini dia beberapa ulasan perwakilan menu di Papa & Mama Bistro and Coffee.


Flat White
Di sana saya menjajal kopi Flat White. Memiliki persamaan dengan Latte, Flat White merupakan kopi dengan kombinasi espresso dan steamed milk. Umumnya, Flat White memiliki busa (foam) yang lebih tipis dibanding latte. Maka tak heran, Flat White terkesan “tidak bervolume” jika dibandingkan dengan Latte.

Sementara interpretasi saya mencicipi kopi ini cukup baik. Teksturnya lembut dan kadar asamnya pun tidak terlalu mendominasi. Justru rasa manis yang berperan cukup baik di sini. Ah rupanya sang barista cukup piawai meracik sajian kopinya.


Taro Latte
Suguhan kopi tak semata jadi komoditas utama. Bagi yang tidak bisa mentolerir kopi di malam hari, Anda bisa memesan Taro Latte. Disajikan dalam keadaan hangat, Taro Latte ini punya keseimbangan rasa manis yang pas di lidah. Tidak ada after taste yang mengganjal di tenggorokan, bagi saya Taro Latte ini masuk ke dalam taraf menyenangkan untuk dikonsumsi di malam hari.



Croissant
Saya memesan plain Croissant yang rasanya pas disandingkan dengan kopi Flat White. Waktu terbaik untuk menyantap Croissant adalah ketika ia baru dikeluarkan dari oven. Sontak wangi dari mentega pun menyeruak keluar dan membuatnya tak sabar untuk segera dilahap. Tekstur bagian luar Croissant ini terbilang crispy dan flaky, sementara bagian dalamnya lembut. Bisa dijadikan indikator bahwa Papa & Mama tahu betul karakteristik Croissant sebagaimana mestinya.


Sop Buntut
Sejatinya mengemban nama coffee dan bistro, Papa Mama juga menyediakan menu makanan berat yang wajib untuk dicicipi. Nah, oleh sebab itu saya rekomendasikan untuk menyantap Sop Buntut. Variasi olahan masakan khas Nusantara ini sudah cukup terkenal di Papa & Mama. Kuah beningnya punya cita rasa kaldu yang umami. Sementara dagingnya empuk dan mengenyangkan dengan campuran sayur seperti wortel, kentang, dan seledri.


Parameter lainnya yang mana jadi salah satu faktor penentu keputusan bagi konsumen untuk singgah atau tidak adalah interior. Dari tampilan luar, Papa & Mama Bistro and Coffee terlihat mewah dengan dinding kaca dan hiasan lampu gantung yang menjadi ciri khas. Ditambah lagi, sofa yang membuat pengunjung betah berlama-lama di sana. Overall, saya menikmati pengalaman bersenda gurau di Papa & Mama Bistro and Coffee. Bagaimana dengan Anda?


Papa & Mama Bistro and Coffee
Jl. Green Ville Raya, Blok AS No. 40, Green Ville
Jakarta Barat
021 563 8805
Read More ...

Esensi pegunungan dengan pemandangan lereng bukit yang menjulang seolah menjadi sweet escape yang sempurna. Ialah Susan Spa & Resort yang dapat ditempuh sekitar 1-2 jam dari kota Semarang. Sebuah resort yang terletak di dataran tinggi Ungaran ini dirancang untuk para wisatawan yang mendambakan kenyamanan berbalut pemandangan alam yang asri.

One of a kind resort ini memiliki spot favorit untuk berfoto, yakni La Kana atau chapel yang biasa dipakai untuk wedding ceremony. La Kana menghadirkan arsitektur mewah yang dikelilingi oleh rerumputan hijau. Bangunan yang diadaptasi dari Eropa ini begitu elok dengan dominasi warna putih. Sama seperti pengunjung lainnya, saya pun tak ketinggalan mendokumentasikan bangunan ini lewat jepretan kamera.


Tak hanya itu, seperti layaknya lokasi wisata lainnya, Susan Spa & Resort juga menyediakan restoran yang tak kalah apik, Sky Garden namanya. Saat datang ke restoran tersebut, saya dikenakan biaya senilai Rp 25.000 per orang yang mana nantinya voucher tersebut bisa digunakan saat memesan menu di Sky Garden.



Datang ke tempat seperti itu, Anda seperti berbaur dengan alam. Jika Anda menginginkan spot terbaik, silakan memilih area outdoor atau indoor di sekitar jendela. Ada lagi sudut terbaik untuk “berleyeh-leyeh”, tepat di samping pintu masuk. Sofa dengan bantal berwarna-warni terkesan lebih homey sekaligus membuat siapa saja betah berlama-lama di sana.


Masuk ke bagian menu, ini dia beberapa makanan dan minuman yang saya pesan kala itu:

Gado- Gado
Ah namanya juga lidah Indonesia. Really, you can never get tired of Indonesian food. Adalah Gado-Gado. Hadir dengan porsi yang cukup besar, Gado-Gado ini dibalur dengan bumbu kacang yang melimpah ruah. Sesekali rasa gurih berkolaborasi dengan rasa pedas menggerayangi sejenak indera pengecap. Hidangan itu kemudian disempurnakan dengan kerupuk di bagian atasnya.


French Fries Bolognese
Ada banyak pilihan dari menu untuk dieksplorasi pastinya. Seperti French Fries Bolognese, yang dirancang sebagai menu sharing. Bisa dilihat sendiri, selain siraman saus Bolognese, olahan kentang ini juga menyertakan parutan keju sebagai topping. Dipercantik dengan buah ceri merah, tampilannya tentu mengguggah untuk segera dicicipi. Namun jujur saja, saya lebih menyukai sajian French Fries dengan cocolan mayonnaise atau saus sambal.


Coffee Latte
Kopi tak melulu didominasi oleh rasa pahit atau asam. Bagi saya, kopi dengan penambahan steamed milk bisa membuat lebih adiktif. Tak lain dan tak bukan adalah Coffee Latte. Komposisi rasa manis dan acid menggeliat atraktif di indera pengecap. Kompleksitas rasa yang diemban membuat saya begitu menikmatinya.


Hot Cappuccino
Lebih dari sekedar Cappuccino, minuman ini cukup menghangatkan saya di kala udara sedang dingin-dinginnya. Karakteristik yang hampir sama dengan Latte saya dapatkan lewat varian kopi yang satu ini. Tidak hanya memiliki keseimbangan rasa manis dan acid, Hot Cappuccino ini juga beraroma baik. Telebih lagi after taste yang nyaman di mulut.


Hot Tea
Kemudian santap sore saya pun ditutup dengan Hot Tea hangat yang disajikan di dalam wadah tea pot. Sekedar informasi, satu teapot tersebut bisa untuk 3 hingga 4 cangkir. Mengkonsumsi teh juga dapat merelaksasi pikiran, karena di dalam teh terkandung aroma yang yang dapat menimbulkan efek segar dan membuat penikmatnya jauh dari stres. Karena hari telah malam, saya pun menyelesaikan Hot Tea ini dengan cepat.


Dilihat dari trennya, warga di kota besar akan berduyun-duyun ke tempat baru yang bernuansa asri seperti ini. Dan Susan Spa & Resort ini berhasil memberikan saya sebuah pengalaman yang menyenangkan. Menurut saya persinggahan ini layak menjadi daftar destinasi Anda jika berkunjung ke kota Semarang.

Susan Spa & Resort
Dusun Piyoto Bandungan Kabupaten
Semarang
0298 711 766
Read More ...

Bentuk geometris interior Nama Sushi menangkap perhatian indera penglihatan. Tak ayal, nuansa oriental yang dikemas secara kontemporer terasa saat singgah di Nama Sushi. Jika dilihat, Nama Sushi punya area yang cukup besar dan atraktif terutama dari tatanan lighting yang diusung. Sementara untuk tampilan menu, tanpa mengubah pakem yang ada, Nama Sushi konsisten dengan sentuhan bertemakan klasik dalam setiap presentasinya. Ini dia ulasan berbagai menu di Nama Sushi.

Salmon Sushi
Seorang teman pernah berkata, restoran sushi otentik atau tidak bisa dilihat dari presentasi Salmon Nigirinya. Jika potongan salmon menyentuh dasar piring, maka bisa dikatakan restoran tersebut mengetahui benar cara menyajikan sushi. Saya pun memutuskan untuk mencari tahu kebenaran atas klaim tersebut di sini. Dan benar saja, Nama Sushi dengan sangat baik mempresentasikan olahan nigiri tradisional yang otentik.


Salmon Sashimi
Kemungkinan Anda memiliki ritual yang sama dengan saya dimana Sashimi menjadi menu wajib kedua manakala saya mengunjungi sebuah resto sushi. Sesuai dengan ekspektasi di awal, tak ada aroma amis, yang ada hanya daging salmon yang fresh dan lembut. Bukan hanya wacana, saya pun memesan dua porsi untuk menu ini.


Crazy Roll
Sesuatu yang kontras merupakan faktor penentu yang penting dalam bagaimana kita merasakan keistimewaan sebuah restoran sushi. Setelah bergulat dengan menu salmon, maka perburuan disusul dengan seporsi Crazy Roll. Menu ini spesifik berbicara tentang rasa pedas dengan berbagai level. Rasa pedas yang intens membuat saya menyesap ocha berkali-kali. Bagi Anda pecinta pedas, silakan masukan menu ini di daftar pesanan.


Chicken Kaarage Set
Jika bagian dari makan siang Anda harus melibatkan nasi, nampaknya Chicken Kaarage Set bisa jadi alternatif pesanan Anda. Gurih dan renyahnya berpadu dengan baik menghadirkan rasa yang potensial di indera pengecap. Dan atribut lainnya seperti salad, nasi, miso soup menjadi pelengkap yang mengenyangkan.


Beef Yakiniku Set
Konsep serupa berlaku untuk menu berikutnya. Tak ayal sepiring Beef Yakiniku Set menunggu giliran untuk disantap. Agaknya, olahan daging khas Jepang ini sudah sangat familiar di lidah orang Indonesia. Pun rasa gurih dan manis yang menggoda memainkan peran besar dalam preferensi menu ini. Tak ketinggalan, kondimen seperti salad, nasi, miso soup ikut serta hadir di atas meja.


Lewat referensi dan beberapa eksplorasi menu yang dideskripsikan secara tidak langsung memberikan gambaran bagaimana Nama Sushi mengusung konsep otentik di Indonesia. Dan saya nobatkan Nama Sushi sebagai ‘surga’ bagi para pencinta makanan olahan Jepang. Apalagi lokasi terbarunya saat ini mudah untuk dijangkau, yakni bertempat di Kota Kasablanka dan Baywalk Mall.

Nama Sushi
Kota Kasablanka, Lantai Upper Ground, Food Society
Jakarta
021 2948 8681

*Nb : Maaf untuk resolusi foto yang rendah karena diambil dengan kamera handphone.
Read More ...